Jakarta — Ranaya Tactical kembali memperkenalkan inovasi terbarunya melalui kegiatan Presentasi Pengenalan Air Base & Command Post Modular, yang menampilkan konsep sistem pangkalan udara dan pos komando berbasis modular sebagai solusi strategis untuk kebutuhan operasional modern.
Dalam pemaparannya, tim Ranaya Tactical menjelaskan bahwa konsep Air Base & Command Post Modular dirancang untuk menjawab tantangan mobilitas tinggi, fleksibilitas medan, serta kebutuhan koordinasi yang cepat dan terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pembangunan pangkalan udara sementara maupun pos komando dalam waktu relatif singkat, tanpa mengurangi standar operasional dan keamanan.
Konsep modular yang diusung memberikan kemudahan dalam proses instalasi, pembongkaran, serta relokasi sesuai kebutuhan misi. Setiap unit dirancang terintegrasi, mencakup ruang komando, pusat komunikasi, area perencanaan operasi, hingga fasilitas pendukung lainnya yang dapat disesuaikan dengan skala dan jenis penugasan.
Ranaya Tactical menekankan bahwa desain ini tidak hanya berfokus pada kepraktisan, tetapi juga pada efisiensi dan ketahanan struktur. Material yang digunakan telah mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem, kondisi geografis yang beragam, serta kebutuhan operasional dalam situasi darurat maupun operasi militer. Dengan pendekatan ini, sistem dapat diterapkan pada kegiatan pertahanan, latihan militer, misi kemanusiaan, hingga penanganan bencana.
Selain itu, aspek teknologi menjadi elemen penting dalam pengembangan konsep ini. Integrasi sistem komunikasi, pengendalian operasional, serta dukungan kelistrikan mandiri menjadi nilai tambah dalam memastikan keberlangsungan fungsi komando di lapangan.
Melalui presentasi ini, Ranaya Tactical berharap konsep Air Base & Command Post Modular dapat menjadi solusi inovatif yang mendukung peningkatan kesiapan operasional dan efektivitas koordinasi di berbagai sektor. Inovasi tersebut sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi taktis yang adaptif, modern, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan lapangan.